Metode Pembelajaran Homeschooling

Posted: September 18, 2008 in Uncategorized

Model pembelajaran atau lebih tepat disebut metode pembelajaran pada pendidikan Homeschooling, seperti yang dilansir dalam situsnya sumardiono terdiri atas :

School at-home approach

School at-home approach Metode pendidikan yang serupa dengan yang diselenggarakan di sekolah. Hanya saja, tempatnya tidak di sekolah, tetapi di rumah. Metode ini juga sering disebut textbook approach, traditional approach, atau school approach.

Unit studies approach

Metode pembelajaran yang berbasis pada tema (unit study). Pendekatan ini banyak dipakai oleh orang tua homeschooling. Dalam pendekatan ini, anak didik tidak belajar satu mata pelajaran tertentu (matematika, bahasa, dsb) tetapi mempelajari banyak mata pelajaran sekaligus melalui sebuah tema yang dipelajari.

The living books approach

Metode pembelajaran melalui pengalaman dunia nyata. Pendekatannya dengan mengajarkan kebiasaan baik (good habit), keterampilan dasar (membaca, menulis, matematika), serta mengenalkan anak dengan pengalaman nyata, seperti jalan-jalan, mengunjungi museum, berbelanja ke pasar, mencari informasi di perpustakaan, menghadiri pameran, dan sebagainya.

The classical approach

Metode pembelajaran yang menggunakan kurikulum yang distrukturkan berdasarkan tiga tahap perkembangan anak yang disebut
Trivium. Penekanan metode ini adalah kemampuan ekspresi verbal dan tertulis. Pendekatannya berbasis teks/literatur (bukan gambar).

The Montessori approach

Metode pembelajaran yang mendorong penyiapan lingkungan pendukung nyata dan alami, mengamati proses interaksi anak-anak di lingkungan, serta terus menumbuhkan lingkungan sehingga anak-anak dapat mengembangkan potensinya, baik secara fisik, mental, maupun spiritual.

The Eclectic approach

Metode pembelajaran yang memberikan kesempatan pada keluarga untuk mendesain sendiri program homeschooling yang sesuai, dengan memilih atau menggabungkan dari sistem yang ada.
Unschooling approach
Metode pembelajaran dari keyakinan bahwa anak didik memiliki keinginan natural untuk belajar dan jika keinginan itu difasilitasi dan dikenalkan dengan pengalaman di dunia nyata, maka anak didik akan belajar lebih banyak daripada melalui metode lainnya. Unschooling tidak berangkat dari textbook, tetapi dari minat anak yang difasilitasi.
The Waldorf approach

The Waldorf approach adalah model pendidikan yang dikembangkan oleh Rudolph Steiner, banyak ditetapkan di sekolah-sekolah alternatif Waldorf di Amerika. Karena Steiner berusaha menciptakan setting sekolah yang mirip keadaan rumah, metodenya mudah diadaptasi untuk homeschool.

Advertisement
Comments
  1. farida hanum says:

    saya ingin memberikan program homeschooling u anak saya yang berusia 4 tahun tapi saya tidak tau bagaimana caranya, bantu saya dong u memulainya. saya tinggal di kota medan.

  2. udinghermara says:

    mba bisa melaksanakan homeschooling oleh sendiri atau gabung sama komunitas. Cari buku2 berkaitan dengan homeschooling. Ada buku namanya Panduan Lengkap Homeschooling.

  3. rhahma says:

    saya mau bertanya, apa anak yang sekolah di home shooling bisa lebih pintar dari anak yang sekolah di sekolah reguler?

  4. [...] Metode Pembelajaran Homeschooling [...]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s